Penyebab pemadaman listrik dan kebakaran di kota makassar
Penyebab Pemadaman Listrik dan Kebakaran di Kota Makassar
Oleh: Tri Agustiyono
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Makassar merupakan kota terbesar di wilayah Indonesia Timur yang diketahui sebagai kota terbesar ketujuh di Indonesia, yang terdiri dari beragam latar belakang kehidupan bagi mereka yang ingin menafkahi hidup mereka.
Kota Makassar atau biasa disebut Kota Daeng, akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman listrik karena kekurangan sumber air pada PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), sehingga sistem pembangkit listrik harus bekerja secara parsial. Akibat jadwal pemadaman yang ditentukan oleh pihak PT. PLN (Persero) Regional Sulawesi Selatan tidak sinkron dengan kenyataan di lapangan, maka dapat berakibat fatal bagi seluruh sektor kehidupan masyarakat yang terkena dampaknya. Tidak hanya pada sektor ekonomi saja, tetapi juga bagi keselamatan setiap individu. Mengingat Makassar adalah kota yang padat, jadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan bisa berpotensi terjadi.
Salah satunya adalah terjadinya korsleting listrik, baik dalam skala kecil (kerusakan peralatan elektronik), maupun dalam skala besar (kebakaran). Tetapi di sisi lain, kebakaran tidak selalu disebabkan oleh adanya arus pendek listrik. Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah pemasangan lilin pada saat listrik padam dan warga membutuhkan penerangan pengganti. Pemasangan lilin pada tempat yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerusakan ringan (kebakaran peralatan atau perabotansekitarnya) maupun berat (kebakaran rumah).
Maka dari itu, kebakaran di Kota Makassar, secara umum dapat ditarik kesimpulan, yaitu adanya kelalaian warga dalam mengawasi lilin yang terpasang dan akibat korsleting listrik yang tiba-tiba padam dan tiba-tiba menyala.
Saat ini, terdapat 5 PLTA yang beroperasi di Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung pasokan kelistrikan yang stabil, yaitu:
Masih tentang kebakaran yang telah dijelaskan, ada beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi potensi terjadinya kebakaran.
Di beberapa daerah di Makassar padat pemukiman atau rumah yang ada di Makassar sangat berdekatan menyebabkanmudahnya Si Jago Merah menyebar jika terjadi kebakaran.Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) akan kesulitan memadamkan api dengan cara yang efisien.
Mengingat bahwa musim saat ini tak dapat diprediksi manusia, sehingga jika musim kemarau tiba yang terjadi kurang lebih enam bulan pada tahun 2023 dapat menyebabkan beberapa daerah di Kota Makassar akan mengalami krisis air bersih. Di samping itu, hal lain yang dapat mempengaruhi adalah terjadinya ketidakstabilan pasokan listrik yang merata.
Demikian terdapat jenis media pemadaman kebakaran yang dapat Anda gunakan, yaitu:
Sebagai langkah persiapan, adapun beberapa hal yang harus Anda perhatikan, yaitu:
Faktor terjadinya pemadaman listrik dan kebakaran yang ada di Makassar tidak ada yang dapat kita salahkan, tetapi faktor buatan yaitu manusia. Itulah yang perlu dievaluasi. Manusia telah kehilangan kesadarannya, hingga melakukan hal-hal yang merugikan banyak hal. Salah satu yang paling tampak adalah kerusakan lingkungan.
Kebakaran adalah nyala api, baik kecil ataupun besar pada tempat, situasi dan waktu yang tidak diinginkan dan umumnya bersifat merugikan banyak orang dan sulit dikendalikan.
Semua orang tidak menginginkan hal demikian terjadi, jika dilalap oleh Si Jago Merah. Tidak jarang, masih ada beberapa orang di sekitar kita yang masih meremehkan dan merasa cukup aman dari insiden tersebut.
Karena akibat dari kebakaran itu sangatlah besar, maka upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran dapat Anda ikutilangkah-langkah berikut ini.
Dengan demikian, pencegahan kebakaran pun dapat diupayakan secara dini.
Komentar
Posting Komentar