Penyebab pemadaman listrik dan kebakaran di kota makassar

 Penyebab Pemadaman Listrik dan Kebakaran di Kota Makassar

OlehTri Agustiyono

 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Makassar merupakan kota terbesar di wilayah Indonesia Timur yang diketahui sebagai kota terbesar ketujuh di Indonesia, yang terdiri dari beragam latar belakang kehidupan bagi mereka yang ingin menafkahi hidup mereka.


Kota Makassar atau biasa disebut Kota Daengakhir-akhir ini sering terjadi pemadaman listrik karena kekurangan sumber air pada PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)sehingga sistem pembangkit listrik harus bekerja secara parsial. Akibat jadwal pemadaman yang ditentukan oleh pihak PT. PLN (Persero) Regional Sulawesi Selatan tidak sinkron dengan kenyataan di lapangan, maka dapat berakibat fatal bagi seluruh sektor kehidupan masyarakat yang terkena dampaknya. Tidak hanya pada sektor ekonomi saja, tetapi juga bagi keselamatan setiap individu. Mengingat Makassar adalah kota yang padat, jadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan bisa berpotensi terjadi.


 Salah satunya adalah terjadinya korsleting listrik, baik dalam skala kecil (kerusakan peralatan elektronik), maupun dalam skala besar (kebakaran). Tetapi di sisi lain, kebakaran tidak selalu disebabkan oleh adanya arus pendek listrik. Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah pemasangan lilin pada saat listrik padam dan warga membutuhkan penerangan pengganti. Pemasangan lilin pada tempat yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerusakan ringan (kebakaran peralatan atau perabotansekitarnya) maupun berat (kebakaran rumah).


Maka dari itukebakaran di Kota Makassar, secara umum dapat ditarik kesimpulan, yaitu adanya kelalaian warga dalam mengawasi lilin yang terpasang dan akibat korsleting listrik yang tiba-tiba padam dan tiba-tiba menyala.


Saat ini, terdapat 5 PLTA yang beroperasi di Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung pasokan kelistrikan yang stabil, yaitu:

1. PLTA Malea yang berlokasi di Lembang Randan BatuKelurahan SandabilikKecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Tepatnya di aliran Sungai Saddang. PLTA ini telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada 28 Juni 2021.
2. PLTA Bakaru yang berlokasi di Desa Ulusaddang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. PLTA Bakaru menjadi pembangkit listrik utama bagi Provinsi Sulawesi Selatan. Pada Tahun 2008, Kapasitas terpasangnya mencapai 400MW.
3. PLTA Larona merupakan pembangkit listrik tenaga air yang dioperasikan oleh  PT. Vale Indonesia. PLTA ini beroperasi sejak 1979.
4. PLTA Balambano merupakan PLTA kedua yang dioperasikan PT Vale Indonesia, PLTA ini dibangun pada tahun 1995 dan beroperasi Tahun 1999 dengan kapasitas 110MW.
5. PLTA Karebbe menjadi PLTA ketiga yang dibangun oleh PT Vale Indonesia. PLTA ini beroperasi sejak Oktober 2021.

Masih tentang kebakaran yang telah dijelaskan, ada beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi potensi terjadinya kebakaran.

1. Jika memakai listrik perhatikanlah kabel yang digunakan, jauhkan dari tempat yang basah/lembab, dan jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar.
2. Jika lampu padam, cabutlah semua colokan yang digunakan.
3. Jika memasang lilin, perhatikanlah sekitarnya atau jauhkanlah dari benda yang mudah terbakar.
4. Jika hendak meninggalkan rumah dalam kurun waktu yang lama, alangkah baiknya untuk memutus aliran listrik rumah (matikan MCB pada Kwh Meter) terlebih dahulu.
5. Jika merokok, pastikan rokok Anda sudah padam dan janganlah membuang di tempat yang kering atau mudah terbakar.


Di beberapa daerah di Makassar padat pemukiman atau rumah yang ada di Makassar sangat berdekatan menyebabkanmudahnya Si Jago Merah menyebar jika terjadi kebakaran.Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) akan kesulitan memadamkan api dengan cara yang efisien.


Mengingat bahwa musim saat ini tak dapat diprediksi manusia, sehingga jika musim kemarau tiba yang terjadi kurang lebih enam bulan pada tahun 2023 dapat menyebabkan beberapa daerah di Kota Makassar akan mengalami krisis air bersihDi samping itu, hal lain yang dapat mempengaruhi adalah terjadinya ketidakstabilan pasokan listrik yang merata.


Demikian terdapat jenis media pemadaman kebakaran yang dapat Anda gunakan, yaitu:

1. Air, komponen utama yang harus ada.
2. Busa ada dua jenis, yaitu busa kimia dan busa mekanik
3. Serbuk kimia kering
4. Karbon Dioksida (CO)
5. Halon


Sebagai langkah persiapanadapun beberapa hal yang harus Anda perhatikan, yaitu:

1. Buatlah rencana penyelamatan bagi keluarga untuk menghadapi risiko terjadinya kebakaran.
2. Buatlah skema jalur evakuasi di rumah, sekolah, kantor dan tempat lainnya.
3. Hindari peralatan atau bahan yang mudah terbakar dari jangkauan anak-anak
4. Perhatikan instalasi listrik secara berkala di rumah Anda.


Faktor terjadinya pemadaman listrik dan kebakaran yang ada di Makassar tidak ada yang dapat kita salahkan, tetapi faktor buatan yaitu manusia. Itulah yang perlu dievaluasi. Manusia telah kehilangan kesadarannya, hingga melakukan hal-hal yang merugikan banyak hal. Salah satu yang paling tampak adalah kerusakan lingkungan.


Kebakaran adalah nyala api, baik kecil ataupun besar pada tempat, situasi dan waktu yang tidak diinginkan dan umumnya bersifat merugikan banyak orang dan sulit dikendalikan.

Semua orang tidak menginginkan hal demikian terjadi, jika dilalap oleh Si Jago MerahTidak jarang, masih ada beberapa orang di sekitar kita yang masih meremehkan dan merasa cukup aman dari insiden tersebut.


Karena akibat dari kebakaran itu sangatlah besar, maka upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran dapat Anda ikutilangkah-langkah berikut ini.

1. Pemerintah hendaknya mengadakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya kebakaran kepada masyarakat.
2. Masyarakat harus bersama-sama mengawasi segala kemungkinan terjadinya kebakaran, sehingga tidak terjadi insiden tersebut yang dapat merugikan satu sama lain.
3. Menyediakan sarana pemadaman kebakaran aktif maupun pasif di area yang sering berpotensi terjadi kebakaran.


Dengan demikian, pencegahan kebakaran pun dapat diupayakan secara dini.

Komentar